Studi Komparatif Material Rumah Adat Lampung Saibatin
Studi Kasus: Rumah Adat Lampung Saibatin Lampung Barat
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v5i2.739Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan material yang ada pada rumah adat Lampung Saibatin, untuk mengetahui perbedaan bentuk ornamen yang ada pada rumah adat Lampung Saibatin dan untuk mengetahui perbedaan tata ruang yang digunakan pada rumah adat Lampung Saibatin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode pengumpulan data, yaitu: studi literatur, pengamatan atau observasi, dokumentasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan Analisis komperatif, yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan membandingkan setiap rumah yang telah diteliti. Cara membandikan penelitian yang di dapat yaitu dengan cara membuat tabel dengan mengurutkan usia rumah, lalu membuat keterangan gambar analisis yang di bandingkan.
Penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa: Material rumah adat Lampung Barat yang telah diteliti memiliki persamaan yaitu menggunakan jenis kayu tenam. Jenis kayu ini sudah tidak dapat ditemui saat ini karena populasinya sudah tidak ada lagi. Keunggulan dari kayu ini yaitu kuat dan bertahan lama, Namun kayu ini memiliki kelemahan pada air yang bisa mengakibatkan lapuk. Kayu ini tidak memiliki perawatan khusus hanya rajin membersihkan dari kotoran dan sarang laba-laba.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






