Elemen Arsitektur Pada Bangunan Bekas Industri Pabrik Gula Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v4i2.444Keywords:
Elemen arsitektur, Bangunan industri, Pabrik gula Colomadu, Jawa TengahAbstract
Bangunan bekas industri Pabrik Gula Colomadu merupakan salah satu bangunan peninggalan bersejarah masa Kolonial Belanda yang saat ini kondisinya sudah mengalami revitalisasi. Penelitian ini akan membahas mengenai berbagai elemen arsitektur yang terdapat pada bangunan bekas industri Pabrik Gula Colomadu yang terletak di wilayah Karanganyar, Jawa Tengah sebelum dan sesudah mengalami proses revitalisasi untuk dimanfaatkan kembali menjadi sebuah bangunan museum. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analisis, yaitu berdasarkan data yang diperoleh kemudian dilakukan penyusunan dan penjelasan dalam proses analisisnya sehingga dapat dilakukan penarikan kesimpulan. Kajian pada penelitian dilakukan melalui wujud fisik bangunan secara arsitektural yang melingkupi struktur, fasad serta bukaan pintu jendela yang terdapat pada bangunan. Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan revitalisasi bangunan bersejarah harus tetap memperhatikan dan mempertimbangkan persyaratan tertentu guna menjaga dan mempertahankan nilai-nilai yang berada didalamnya. Berbagai elemen arsitektur yang terdapat pada fasad, struktur dan bukaan pintu jendela bangunan bekas industri Pabrik Gula Colomadu masih dipertahankan sesuai kondisi eksistingnya serta menerapkan prinsip penataan desain bangunan yang baik berupa penggunaan irama sebagai pengatur bentuk dengan interval yang beraturan ataupun tidak beraturan dan simetri yang seimbang antara pola bentuk dan ruang pada sisi yang berlawanan.References
Aman. (2014). Indonesia : Dari Kolonialisme Sampai Nasionalisme. Yogyakarta: Pujangga Press Yogyakarta.
Arifin, M., & Samsudin. (2013). Karakteristik Fasad Rumah Minimalis di Surakarta. Sinektika, 13(1), 52-61.
Binta, I., & Roychansyah, M. S. (2018). Tipologi Elemen Arsitektur pada Fasad Bangunan Shophouse Kampung Cina Bengkulu. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 6-23.
Dahliani. (2008). Studi Penerapan Prinsip-Prinsip Desain pada Masjid Noor Banjarmasin. INFO-TEKNIK, 82-98.
Ginaris, L. S. (2016, Desember 14). PG Colomadu, Warisan Industri Gula Mangkunegara IV yang Kini Mati. Diambil kembali dari Jejak Kolonial: https://jejakkolonial.blogspot.com/2016/12/pg-colomadu-warisan-industri-gula.html
Irena, L. A., & Fauzy, B. (2018). The Monumentality of Modern Architecture as Observed in Jakarta's Pola Building. Jurnal RISA, 89-107.
Kim, D. (2018). Adaptive Reuse of Industrial Buildings for Sustainability; Analysis of Sustainability and Social Values of Industrial Facades. Austin: The University of Texas.
Mei, I. R., Winandari, M. I., & Handjajanti, S. (2021). Pengoptimalan Estetika Desain Fasad dengan Fungsi Utama dan Penunjang pada Gedung Serbaguna UNDIP. Jurnal Arsitektura Pendapa, 01-07.
Prasetyo, P. D., & Prayogi, L. (2020). Analisis Konsep Dinamis pada Elemen Arsitektur Bangunan Fungsi Campuran. Journal of Architectural Design and Development (JAD), 1-13.
Purnomo, A. D., Laksitarini, N., & Day, S. A. (2021). Implementasi Adaptive Reuse pada Interior De Tjolomadoe. Prosiding Seminar Nasional Desain dan Arsitektur (SENADA) (hal. 138-145). Bali: Institut Desain dan Bisnis Bali.
Saputra, H., & Purwantiasning, A. W. (2013). Kajian Konsep sebagai Alternatif Adaptive Reuse sebagai Alternatif Aplikasi Konsep Konservasi. Jurnal Arsitektur Universitas Bandar Lampung, 1(4), 45-52.
Sastra, S. (2016). Kajian Estetika Bentuk Pada Fasade Perumahan Real Estate di Yogyakarta. INERSIA, IX(1), 78-8.
Sugiman, T. (2018). Hubungan Desain Fasad Selubung Bangunan Bertingkat Tinggi dengan Metode Membangun dan Perawatan Sebuah Pendekatan Studi Kasus. Bandung: Universitas Katolik Parahyangan.
Suhendra. (2017, April 7). Pasang Surut Industri Gula Indonesia. Diambil kembali dari tirto.id: https://tirto.id/pasang-surut-industri-gula-indonesia-cmhg
Sukmamiranti, D. (2017). Pengantar Tipologi Pintu dan Jendela pada Bangunan Gedung Sate Bandung. Seminar Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) (hal. 197-202). Cirebon: Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon, Universitas Indraprasta, Universitas Trisakti.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






