Dalem Mangkubumen Sebagai Pusat Mitigasi Bencana Bagi Masyarakat Lokal
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v6i1.949Abstract
Dalem Mangkubumen merupakan komplek tempat tinggal yang dibangun untuk calon Sultan Ngayogkarta Hadiningrat yang pada waktu itu merupakan Sultan VII. Sehingga Dalem Mangkubumen tidak hanya memiliki standar rumah bangsawan biasa akan tetapi merupakan replika dari kemegahan bangunan yang ada di Kraton Yogyakarta. Termasuk kelengkapan dan pola ruang di dalamnya. Perbedaannya pada bagaimana skala rumah-rumah penduduk yang ada di sekitar mengelilingi Dalem Mangkubumen. Jogja merupakan kota yang memiliki potensi bencana alam yang cukup tinggi, mulai dari bencana gempa bumi, gunung Merapi serta potensi Tsunami karena posisinya yang berada di pesisir selatan. Namun di masa pandemi sekarang bisa dihitung sebagai bencana internasional atau dalam istilah Jawa disebut pagebluk. Dalem Mangkubumen memiliki peran yang cukup signifikan pada mitigasi bencana bagi masyarakat lokal. Bagaimana Dalem Mangkubumen menjadi sebuah area yang dapat mengayomi masyarakat sekitar sehingga selain pola ruang terbentuk juga pola komunikasi dan perilaku masyarakat sekitar terhadap Dalem Mangkubumen.
Mitigasi di Dalem Mangkubumen terbentuk dengan adanya masyarakat yang tinggal di sekitar rumah pangeran, sebagai pusat dari kegiatan aktivitas baik secara sosial, budaya dan ekonomi. Masyarakat di sekitar yang disebut dengan mager sari membentuk alur sirkulasi yang dapat mencegah dampak bencana lebih besar. Susunan ruang yang terbentuk karena alur sirkulasi membuat orang-orang bisa menyelematkan diri dan bangunan yang terdapat di Dalem Mangkubumen terbukti kokoh sehingga dapat menjadi tempat berlindung bagi masyarakat sekitar.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






