Pengembangan konsep healing environment dalam Metaverse dengan pendekatan desain arsitektur biofilik
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v6i2.761Abstract
Metaverse sebuah pengembangan teknologi berupa platform digital yang menghadirkan berbagai macam kemungkinan dalam berkreasi. Ruang Virtual dapat dirancang dengan berbagai pendekatan komunikasi visual, elemen interior maupun arsitektur digital yang tanpa batas. Potensi metaverse telah menghadirkan banyak kemungkinan yang tidak terpikirkan. Berbagai sektor seperti pendidikan, teknologi, iklan, retail, real estate dan sektor kesehatan yang menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi dalam pengembangan ruang virtual sebagai media terapi. Pengembangan healing environment pada platform virtual dalam penelitian ini berfokus pada menciptakan zona virtual yang dapat digunakan sebagai ruang penyembuhan dan ruang kontemplasi bagi pengguna dengan keterbatasannya dalam melakukan aktivitas. Fokus penelitian ini yaitu melakukan kajian desain arsitektur biofilik dalam merencanakan ruang virtual untuk ruang penyembuhan bagi seseorang yang membutuhkan kenyamanan khususnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam mengkaji sumber dalam perencanaan desain ruang virtual, teori tentang healing environment dan desain arsitektur biofilik, Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang interaktif untuk berbaur dan melakukan interaksi yang diharapkan memunculkan kepercayaan diri bagi pengguna.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






