Transformasi dan Pola Spasial Permukiman Perajin Perak Tradisional di Desa Celuk, Gianyar
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v6i1.576Keywords:
permukiman tradisional, transformasi, pola spasial, celukAbstract
Kawasan bermukim perajin perak tradisional di Desa Celuk, Sukawati, Gianyar tidak dapat lepas dari pengaruh modernitas global maupun perkembangan alamiah penghuninya seperti terjadinya perubahan jumlah penduduk, profesi, kebiasaan/gaya hidup dan bahkan tata nilai. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa di Desa Celuk memiliki potensi dalam konteks tata nilai arsitektur dan pola keruangan permukimannya. Hal ini mendorong peneliti untuk melaksanakan riset terhadap transformasi  yang terjadi baik transformasi terhadap rumah bermukim maupun pola spasialnya. Penelitian yang dilakukan inimerupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dalam lingkup penelitian deskriptif. Penentuan sumber informasi ini dilakukan dengan cara purposive sampling serta snowball sampling dengan menerapkan metode kajian pustaka, observasi dan wawancara dalam upaya pengumpulan datanya. Searah dengan pendekatan penelitian kualitatif, analisis data telah mulai dilakukan sejak awal pengumpulan informasi yang dilakukan dengan cara memverikasi relevansi data ataupun melengkapinya. Data-data diskriptif akan dianalisis menurut isinya, untuk melihat transformasi dan pola spasial yang terjadi di permukiman perajin perak di Desa Celuk, Gianyar.
References
Attar, M., Hakim, L., & Yanuwiadi, B. (2013). Analisis Potensi Dan Arahan Strategi Kebijakan Pengembangan Desa Ekowisata Di Kecamatan Bumiaji – Kota Batu. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol.1, No.2, April, 68-78.
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). 2018. Data Statistik dan Hasil Survey Ekonomi Kreatif.
Celuk Design Centre. (2011). Jewelry of Bali : History of Jeweler and Celuk Design Centre : Celuk, Bali
Destin, Z., & Narottama, N. (2020). Strategi Diversifikasi Produk Wisata untuk Menarik Minat Kunjungan Wisatawan di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar. JURNAL DESTINASI PARIWISATA, 8(1). https://doi.org/10.24843/jdepar.2020.v08.i01.p09
Disperindag Propinsi Bali. (2013, 07 04). Disperindag Propinsi Bali. Retrieved 23 10, 2019, from Disperindag Propinsi Bali: http://www.disperindag.baliprov.go.id
Ernadia, L., Murtini, T. W., & Rukayah, R. S. (2017). Perubahan Lingkungan Dan Tata Ruang Rumah Tinggal di Desa Wisata Kandri. Tesa Arsitektur, 15(1). https://doi.org/10.24167/tesa.v15i1.1006
Gunawarman, R., Ningsih, N. L. A. P., & Prabawa, M. S. (2020). Ecotourism-Based Settlement Planning in Karangdalem I Settlement, Bongkasa Pertiwi -Bali. Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa, 7(2). https://doi.org/10.22225/undagi.7.2.1568.172-179
Hadiwidjaja, Rini Dwiyani dan Hartati, Noorina. 2017. Tinjauan Umum Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Indonesia : Persamalahan dan Strategi. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ekonomi Universitas Terbuka
Hantari, A. N., & Nareswari, A. (2021). Pengaruh Wisata Terhadap Perubahan Spasial Permukiman di Desa Wisata Adiluhur, Kebumen. Modul, 21(2). https://doi.org/10.14710/mdl.21.2.2021.81-90
Mahagangga, I. G. A. O., Sukana, M., Suryawan, I. B., & Anom, I. P. (2018). Pengembangan Desa Wisata di Desa Bongkasa Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung Provinsi Bali. Buletin Udayana Mengabdi, 17(1). https://doi.org/10.24843/bum.2018.v17.i01.p30
Pahude, M., Sudaryono, & Kristiadi, D. (2017). Konsep Ruang Permukiman Tradisional sebagai Basis Wisata di Desa Sabang Kabupaten Tolitoli. Prosiding Seminar Nasional dan Call For Paper Ekonomi dan Bisnis (SNAPER-EBIS 2017) – Jember, 27-28 Oktober 2017, 524-535.
Putri, Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta. Perkembangan Arsitektur pada Palebahan di Puri Agung Peliatan Ubud, Gianyar. Yogyakarta. 2016
Putri, Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta. Potensi Permukiman Perajin Perak Tradisional Berbasis Arsitektur dan Ekonomi Kreatif di Desa Celuk, Gianyar. Undagi : Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa. https://doi.org/10.22225/undagi.8.1.1908.37-44
Rahman, B., & Selviyanti, E. (2018). Studi Literatur : Peran Stratifikasi Sosial Masyarakat Dalam Pembentukan Pola Permukiman. Jurnal Planologi, 15(2). https://doi.org/10.30659/jpsa.v15i2.3525
Rapoport, A. 1969. House Form and Culture : Foundations of Cultural Geography Series. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice-Hall Inc.
Rapoport, A. 1983. Development, Culture Change and Supportive Design. Habitat International7(5-6): 249-268.
Setyobudi, Andang. 2007. Peran Serta Bank Indonesia Dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Buletin Hukum Perbankan Dan Kebanksentralan. Volume 5, Nomor 2, Halaman 29-35, Agustus 2007.
Sumar'in, Andiono, & Yuliansyah. (2017). Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Wisata Budaya: Studi Kasus pada Pengrajin Tenun di Kabupaten Sambas. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 2017, Vol. 6 , No. 1, 1-17.
Wisudawati, N. N. S. (2018). Potential of Silver Craft Product through to Community-Based for Tourism Sustainability in Celuk Village. International Research Journal of Management, IT and Social Sciences. https://doi.org/10.21744/irjmis.v5i1.588
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






