Perwujudan Elemen Arsitektur Terhadap Aspek Kosmologis Rumah Adat Langkie Jiku Sorabi dan Sasadu
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v6i1.532Keywords:
Elemen arsitektur, Kosmologis, Rumah adat, Langkie Jiku Sorabi, SasaduAbstract
Rumah adat di Indonesia merupakan jejak perjalanan sejarah arsitektur Indonesia yang pada perwujudannya dipengaruhi oleh berbagai aspek dalam menyelaraskan kehidupan manusia dengan alam. Aspek lainnya seperti tradisi, kepercayaan dan politik, membentuk suatu pemahaman kosmologis dalam perwujudan rumah adat di setiap komunitas adat. Penelitian dilakukan pada rumah adat Langkie Jiku Sorabi di Tidore dan rumah adat Sasadu suku Sahu di halmahera Barat yang merupakan bagian dari arsitektur Maluku Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perwujudan arsitektur masing-masing rumah adat, melalui tinjauan elemen arsitektur dan kaitannya terhadap aspek kosmologis. Hasil pada penelitian mengemukakan mengenai kedua rumah adat memiliki perbedaan mendasar pada perwujudan elemen arsitektur, hal ini didasari pada representasi kosmologis yang juga berbeda antar kedua meliputi pengaruh tradisi, kepercayaan dan penggambaran tentang alam semesta. Dalam hal lainnya, ditemukan beberapa kesamaan pada masing-masing rumah adat, yaitu pada pemaknaan kosmologis dalam konsepsi vertikal bangunan rumah adat.References
Ching, D.K. (2007). Arsitektur; Bentuk, Ruang, Dan Tatanan; Edisi ketiga. Jakarta: Erlangga.
Baker, Geoffrey. H. (1989). Design Strategies in Architecture An Approach to the Analysis of Form. Van Nostrand Reinhold. Hongkong.
Creswell, John W, 2008. Research Design, Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Bandung: Edisi Ketiga Pustaka Pelajar.
Blanchard, K. (2010). Maya in the Mountains: Ecology and Cosmology in The Rocks and Caves of Highland Guatemala. https://apps.carleton.edu/curricular/ocs/guatemala/assets/Blanchard_2010.pdf.
Mashuri. (2010). Perwujudan Konsep dan Nilai-nilai Kosmologis Pada Bangunan Rumah Tradisional Toraja. Jurnal RUANG. Vol 3, No. 1.
Nelson, B. N., Lekson, S. H., Å prajc, I., & Sassaman, K. E. (2010). Shaping Space: Built Space, Landscape, and Cosmology in Four Regions. In Prepared by the Built Space/Environment Working Group for the Santa Fe Institute Workshop on" Cosmology & Society in the Ancient Amerindian World.
Rapoport. A. (1996). House, Form and Culture. Perntice Hal Inc. Englewood Cliffs, New Jersey
Sprajc, I. (2009). Astronomical And Cosmological Aspects of Maya Architecture and Urbanis. Cosmology Across Cultures; ASP Conference Series Vol. 409. Editor: J.A. Rubino-Martin, J.A. Belmonte, F. Prada dan A. Alberdi.
Titisari, Yunita, Ema. Antariksa. W, D, Lisa. Surjono. (2017). Tinjauan Interdisipliner dalam mengkaji Kosmologi dalam Arsitektur. Jurnal RUAS. DOI : https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2017.015.01.6
Teng, I. (2017). Bobeto Sebuah Nilai Kearifan Lokal Pembentuk Ruang Ritual antara Manusia dengan Alam– Tidore. Local Wisdom Scientific eJournal. DOI : https://doi.org/10.26905/lw.v9i1.1863
Visser, E, L. (2019). Sejarah Pertanian dan Kebudayaan Sahu di Halmahera. Yogyakarta : Penerbit Ombak.
Wahid, Julaihi. Alamsyah, Bhakti. (2013). Teori Arsitektur : Suatu Kajian Perbedaan Pemahaman Teori Barat dan Timur. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 JURNAL ARSITEKTUR PENDAPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






