Penilaian kualitas akustik masjid Raudhaturrahmah Padang Tiji dengan menggunakan simulasi Ecotect
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v4i1.234Keywords:
Masjid, Akusti, Waktu Dengung (RT), Background Noise, EcotectAbstract
Masjid merupakan tempat ibadah umat islam yang memiliki pengaruh penting bagi masyarakat, dalam melakukan ibadah perlu adanya ketenangan dan kejelasan bicara agar pesan yang disampaikan dapat tersalurkan dengan jelas dan baik. Dalam penelitian ini ruang yang digunakan untuk simulasi ialah ruang shalat masjid Raudhaturrahmah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi, penyebabnya dan memperbaiki kualitas akustik dengan penambahan plafond serta material serap, agar sesuai dengan kebutuhan ruang percakapan masjid. Fokus utama penelitian adalah menghitung tingkat bising latar belakang (background noise), dan waktu dengung (reverberation time). Metode yang digunakan adalah simulasi dengan menggunakan software Ecotect yang mampu menganalisis kinerja akustik. Hasil dari simulasi memperlihatkan bahwa kalkulasi waktu dengung (RT) dan pengukuran background noise belum memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. nilai yang dihasilkan untuk RT dengan occupancy 0%, 50%, 100% ialah 18,29 s, 7,80 s, dan 4, 71 s. sedangkan hasil dari background Noise ialah 60 dB. Dari penelitian ini menghasilkan solusi untuk memperbaiki waktu dengung dan background noise dengan menambah plafond dan material serap. Setelah penambahan Plafond dan material serap nilai akustik yang dihasilkan lebih optimal dibandingkan dengan kondisi exiting.References
Doelle, L.L. 1990. Akustik Lingkungan. Erlangga. Jakarta.
Ecotect Analysis Document, 2011
Ernaning setiyowati, sri nastiti, 2008, nilai kualitas akustik ruang pada masjid masjid di daerah permukiman dengan bentuk plafon yang berbeda, jurnal rekayasa perencanaan, Vol, 4. No 2.
Hasan, Iqbal, 2001. Pokok-pokok materi metodologi penelitian dan aplikasinya, Ghalia Indonesia, Jakarta
Icha, S.V., Soegijanto, R., Triyogo, A. (2005) “Study on the Effects of Ceiling Shape to the Acoustics Condition of Masjid by Means of Computer Simulationâ€, Proceedings of the 6 th International Seminar on Sustainable Environment and Architecture, Jurusan Arsitektur, Institut Teknologi Bandung, Indonesia, hal. 23-27
Lawrence, Anita, 1970, Architectural Acoustics, Applied Science Publishers Ltd, London.
Mariani dan Nurlaela Rauf , 2008, Deskripsi Kondisi Akustik Ruang Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Jurnal SMARTek, Vol. 6, No. 4.
Massiki, Muhammad nadjib, 2011, Desain Akustik Ruang Sholat Masjid Agung Darussalam Palu, Jurnal Ruang, Vol. 2 No. 1
Mediastika, C.E. 2005. Akustika Bangunan, Prinsip-prinsip pada Penerapannya di Indonesia. Erlangga. Jakarta.
Nur Rahmawati Syamsiyah, Sentagi Sosetya Utami, Atyanto Dharoko 2014, kualitas akustik ruang pada masjid berkarakter opening wali design (studi kasus: masjid Al-Qomar purwosari surakarta), simposium nasional RAPI XIII
Riza priandi, 2012 pengaruh letak titik fokus kelengkungan kubah terhadap kinerja akustik ruang masjid, RUAS, edisi 11, Vol. 1.
Satwiko, P. 2009. Fisika Bangunan. Andi. Yogyakarta.
Suptandar, P.J. (2004), Faktor Akustik Dalam Perancangan Desain Interior, Djambatan, Jakarta.
Sarwono, S.W. 1995. Psikologi Lingkungan. Grasindo. Khairuddin, arif kusumanto, 2011, rekayasa material akustik ruang dalam desain bangunan studi kasus rumah tinggal sekitar bandara adisutjipto yogyakarta, Forum teknik, Vol.34 no 1.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






