Konsep kodrati dan adikodrati pada arsitektur rumah tradisional jawa di Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v8i1.1731Abstract
Penelitian mengenai arsitektur rumah tradisional Jawa di kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dilakukan untuk mengungkap pengetahuan ideal dan empirik arsitketur rumah tradisional Jawa di lapangan. Untuk mengungkapnya digunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan konsep kodrati dan adikotrati sebagai pembentuk arsitektur tradisional Jawa di kalurahan Wedomartani. Pada dimensi kodrati, rumah dibentuk untuk mewadahi aktivitas duniawi (ragawi), yaitu kehidupan sehari-hari secara personal maupun social masyarakat dan tertransformasikan dalam wujud omah ngarep, markis dan gandok. Sementara itu dimensi adikodrati menjelaskan bahwa rumah terbentuk untuk aktivitas spiritual dan kehidupan entitas spiritual. Dimensi adikodrati tertransformasikan dalam perletakan omah mburi yang di dalamnya terdapat senthong tengah sebagai aktivitas spiritual penghuni, sedangkan kehidupan entitas spiritual tertranformasikan pada wujud suwunan (balok nok). Kesatuan dimensi kodrati dan adikodrati dalam perwujudan omah tradisional Jawa limasan dan sinom di desa ini bertujuan untuk mendukung kelangsungan hidup penghuni agar mencapai keselamatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






