Integrasi elemen budaya Jawa pada bentuk atap dan simbol ragam hias pada area altar Gereja Katolik St. Paulus Sendangguwo, Semarang
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v8i1.1489Abstract
Pembahasan pada artikel ini adalah melihat bagaiamana konteks budaya Jawa yang diadopsi oleh arsitektur gereja katolik. Perpaduan unik antara unsur tradisional Jawa dan simbolisme Kristiani dapat dilihat dalam konteks budaya Jawa dan pengaruhnya terhadap desain gereja. Perpaduan budaya ini tidak hanya mencerminkan sejarah konolialisme dan sinkretisme agama di pulau Jawa, namun menyoroti bagaimana pengadaptasi budaya dapat terwujud dalam bentuk arsitektur gereja. Pengaruh budaya Jawa dalam arsitektur gereja terlihat pada penggunaan elemen tradisional Jawa, seperti struktur atap yang khas dan ukiran yang menghiasi fasad gereja. Ciri-ciri desain ini juga sering dipadukan dengan simbol- simbol dan ornamen bertema kekristenan pada bangunan gereja sehingga, menciptakan keharmonisan antara iman gereja dan budaya setempat. Pengadopsian budaya Jawa yang dapat dilihat pada arsitektur Gereja St. Paulus Sendangguwo di Semarang. Gereja ini menampilkan perpaduan antara arsitektur gereja dan budaya Jawa yang terlihat pada penggunaan bentuk atap dan ornamen ragam hias pada area altar gereja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahawa Gereja Katolik St. Paulus Sendangguwo mampu beradaptasi dengan lingkungan setempat demi untuk pewartaan Injil.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






