Keharmonisan budaya Bali dan kreativitas Arsitektur Bambu: suatu pendekatan terhadap pembangunan berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v7i2.1372Abstract
Maraknya isu pemanasan global dan kerusakan lingkungan yang terus menerus terjadi di Indonesia membuat masyarakat menjadi sadar akan pentingnya menerapkan pembangunan berkelanjutan di masa yang akan datang. Perkembangan zaman yang berjalan dengan cepat perlu diperhatikan dan disikapi secara bijak. Para arsitek dan desainer perlu memiliki pengetahuan yang luas tentang bagaimana cara mengimplementasikan pembangunan berkelanjutan pada bangunan arsitektur yang akan didirikannya di masa mendatang. Pemilihan, manfaat dan dampak dari material yang digunakan juga harus dipertimbangkan dengan benar. Kreativitas arsitektur bambu merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk digunakan karena bersifat ringan, kuat, terbuat dari bahan dasar alami, harganya relatif rendah dan mudah didapatkan. Beberapa bangunan arsitektur Bali yang memanfaatkan material bambu mampu menciptakan kombinasi yang tepat antara desain dan gaya arsitektur yang ada tanpa menghilangkan kebudayaan Bali itu sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan masyarakat yang membaca dapat sadar dan menambah wawasan tentang pentingnya menggunakan material ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kedepannya para arsitek Indonesia juga dapat berkontribusi dalam merancang dan menciptakan bangunan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, pembangunan berkelanjutan dapat terus diterapkan di Indonesia, khususnya di masa yang akan datang demi mencegah bertambahnya isu pemanasan global dan kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






