Redesain museum Biologi Yogyakarta dengan pendekatan edukasi remaja
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v1i2.109Keywords:
Museum, Biologi, Edukasi Remaja,Abstract
Museum merupakan tempat khususnya bagi pelajar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, karena koleksi museum juga bisa digunakan sebagai alat peraga yang tidak ada di sekolah. Yogyakarta dikenal sebagai Kota Pelajar dan memiliki 34 buah museum yang tersebar di penjuru kota, sebagai daya tarik wisata pendidikan. Namun tidak semua museum menempati bangunan yang ideal serta pengelolaan yang baik. Museum Biologi Yogyakarta merupakan museum pendidikan hayati yang memiliki peminat yang sedikit meskipun berada di lokasi yang strategis. Hal ini karena fasilitas museum yang kurang memadai, serta bangunan yang kurang menarik. Perlu dilakukan perombakan untuk mengembalikan minat pelajar untuk berkunjung dan belajar di museum. Perombakan pada
bentuk bangunan yang lebih menarik, penambahan fasilitas serta penataan ruang dan koleksi yang nyaman. Hasil yang diharapkan adalah sebuah museum yang tetap mengutamakan aspek edukasi terutama untuk remaja. Museum ini juga harus memiliki bentuk bangunan yang menarik dan bisa
menjadi identitas serta daya tarik khususnya untuk remaja yang berstatus sebagai pelajarReferences
Ching, Francis DK, [2008]. Bentuk Ruang dan Tatanan. Jakarta : Penerbit Erlangga
De Chiara, Joseph; J Crosbie, Michael, 2001. Time Saver Standards For Building Types. Singapore : McGraw Hill Book Companies Inc.
Djiwandono, Sri Esti Wuryani, [2006]. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT Grasindo
Neufert, Ernest, Jilid 3. Data Arsitek. Jakarta : Erlangga
Umami, Ida S.Ag & Panuju, Panut H. Drs. 2005. Psikologi Remaja. Yogyakarta : PT Tiara Wacana
_, 2008. Pedoman Museum Indonesia. Direktorat Museum, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






