Pusat Informasi Dan Promosi Kerajinan Batik Wijirejo Di Bantul Yogyakarta Dengan Penekanan Desain Arsitektur Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v1i2.108Keywords:
Pusat, Informasi, Promosi, Kerajinan Batik, Desa Wijirejo, Arsitektur Berkelanjutan.Abstract
Pertumbuhan pengrajin kain batik di Sentra Kerajinan Batik Wijirejo semakin meningkat selaras dengan permintaan pasar terhadap produk kerajinan kain batik. Lokasi pengrajin tersebar di beberapa wilayah pedukuhan dengan memanfaatkan rumah hunian mereka yang berada di dalam perkampungan sebagai rumah produksi sekaligus wadah untuk memasarkan produk kerajinan kain batik.
Rumah produksi batik yang tersebar di perkampungan memiliki dampak negatif bagi lingkungan akibat pembuangan limbah cair batik yang tidak dikelola. Lokasi pengrajin yang tersebar juga berdampak dalam hal informasi pasar yang tidak merata. Pengunjung atau wisatawan juga terkendala saat ingin mendapatkan produk kerajinan kain batik serta keinginan untuk terlibat langsung dalam pembuatan batik. Pusat Informasi dan Promosi merupakan wadah alternatif untuk memfasilitasi para pengrajin batik di Desa Wijirejo untuk mempromosikan produk kerajinan kain batik serta mendapatkan informasi pasar secara terpusat sehingga akan merata, sekaligus mempermudah pengunjung dalam mendapatkan produk kerajinan kain batik dan dapat terlibat langsung dalam pembuatannya. Tuntutan peranan arsitektur dalam perencanaan tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan manusia saja namun juga sebaiknya merespon kondisi lingkungan sekitar agar bisa memanfaatkan apa yang ada di lingkungan secara maksimal sehingga akan menciptakan bangunan yang berkelanjutan (sustainable) dan berwawasan lingkungan. Pengadaan pada Pusat Informasi dan Promosi Kerajinan Batik Wijirejo jika tidak dirancang dengan konsep arsitektur berkelanjutan tentunya akan berdampak negatif bagi lingkungan dan sumber daya alam. Konsep arsitektur berkelanjutan sendiri nantinya diharapkan dapat berperan lebih besar dalam meminimalisasi terhadap kerusakan lingkungan sehingga sumber daya alam dan lingkungan ekologis manusia dapat bertahan lebih lama.
References
Ardiani, Mila. 2016. Sustainable Architecture: Arsitektur Berkelanjutan. Jakarta: Erlangga.
D.K. Ching, Francis. 2008. Bentuk, Ruang, dan Tatanan. Hanggan Situmorang. Jakarta: Erlangga
Lord, Peter dan Duncan Templeton. 2001. Detail Akustik. Jakarta: Erlangga. Hal:26.
Soedarso SP. 2009. Seni Lukis Batik Indonesia: Batik Klasik Sampai Kontemporer. Yogyakarta: Taman Budaya DIY, 1998.
Promosi dan Diferensiasi Citra Terhadap Minat Masyarakat Menjadi Muzakki Pada Rumah Zakat Indonesia Cabang Semarang. Skripsi. IAIN Walisongo.
Hariri. 2014. Pengaruh Penjualan Perseorangan (Personal Selling) Terhadap Kepuasan Nasabah Di BPRS Jabal Nur Surabaya. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Fakultas Syari’ah Dan Hukum. Universitas Sunan Ampel Surabaya.
Yunia, Resa. 2017. Analisis Industri Batik Di kelurahan Paoman Kabupaten Indramayu (Pendekatan Struktur-Prilaku-Kinerja). Skripsi. FEB. Unpas. Bandung.
Laporan Pertanggung Jawaban Desa Wijirejo dan Dinas Perindustrian, Perdagangan Tahun 1960, 1970, 1980, 1997, 2007, 2017
Arundina, Deptya. 2013. Landasan Konseptual Dan Perencanaan Gedung Pusat Informasi Wisata Budaya Jawa Di Yogyakarta. Skripsi. Fakultas Teknik. UAJY.
Wiryatama, Rudy R. 2014. Dinamika Pengrajin Kain Batik Di Wijirejo, Pandak, Kabupaten Bantul 1960-1997. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Yogyakarta.
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






