Rumah Panjang: Nilai Edukasi Dan Sosial Dalam Sebuah Bangunan Vernakular Suku Dayak Di Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v3i1.102Keywords:
Suku Dayak, rumah panjang, Kalimantan, edukasi, vernakularAbstract
Rumah panjang merupakan bentuk arsitektur vernakular yang khas dari masyarakat suku Dayak di Kalimantan. Saat ini rumah panjang tengah menghadapi arus modernisasi dan semakin lama semakin berkurang jumlahnya. Dalam kehidupan sehari-hari, rumah panjang merupakan tempat bagi suku Dayak melakukan segala aktivitas bersama, berinteraksi, belajar kepada kaum tua dan menurunkan berbagai kebijaksanaan tradisional (traditional wisdom), pengetahuan asli (indigenous knowledge) orang Dayak. Secara singkat, rumah panjang adalah pusat segala aktivitas sosial, budaya, edukasi, ekonomi dan politik masyarakat suku Dayak. Rumah panjang adalah pusat kebudayaan bagi masyarakat suku Dayak. Maka Rumah panjang merupakan jantung kehidupan masyarakat suku Dayak. Permasalahan yang dikaji adalah rumah panjang terkait dengan pola hidup, adat, dan pola pikir masyarakatnya yang akan menggambarkan pentingnya nilai-nilai rumah panjang terutama dilihat dari sisi edukasi dan sosialnya.
References
Dewi, Ni Ketut A. 2003. Wantah Geometri, Simetri dan Religiusitas pada Rumah Tinggal Tradisional di Indonesia. Jurnal Permukiman “Natahâ€, Vol. 1, Pebruari 2003: 29-43.
Djuweng, Stephanus. (ed). 1996. Manusia Dayak: Orang Kecil yang Terperangkap Modernisasi. Institute of Dayakology Research and Development. Pontianak.
Fox, James. J. 2006. Inside Austronesian Houses. ANU E Press. Australia.
Geddes. W. R. 1958. Nine Dayak Nights. Journal of the Polynesian Society: Reviews. Vol. 67, No. 3, p 306-316.
Oliver, Paul. 1987. Dwellings: The House Across the World. Phaidon Press Limited.
Pebriano, V. 2006. Tesis S2 Budaya Bermukim Masyarakat Dayak Dosan di Kalimantan Barat. Mandiri. Bandung.
Praptantya, D. BSE dan Kasniyah, N. 2003. Fungsi dan Makna Pantak bagi Masyarakat Kanayatn. Sosiohumanika, 16B (1). Januari 2003: 79-85.
Rapoport, Amos. 1969. House Form and Culture. PRENTICE-HALL, INC., Englewood Cliffs, New York.
Rapoport, Amos. 1976. Human Aspects of Urban Form: Towards a Man-Environment Approach to Urban Form and Design. Pergamon Press.
Ronald, Arya. (ed). 2008. Kekayaan dan Kelenturan Arsitektur. Muhammadiyah University Press. Surakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






