Fenomena ragam spiritualitas rumah Jawa
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v1i2.101Keywords:
rumah Jawa, spiritualitas rumah Jawa, sumber spiritualitas rumah Jawa, implikasi spiritualitas rumah Jawa.Abstract
Budaya spiritualitas masyarakat Jawa terwujud dalam beragam arsitektur rumah Jawa. Spiritualitas dalam ragam rumah Jawa masih banyak yang belum terungkap menjadi ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan mengungkap ragam spiritualitas yang mendasari keberadaan ragam rumah Jawa di berbagai wilayah Jawa. Riset lapangan (field research) menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas dalam rumah Jawa berupa keberadaan sumber spiritualitas di dalam dan di luar rumah Jawa yang berpengaruh terhadap penghuni maupun fisik arsitektural. Sumber spiritual yang berada di dalam rumah berupa Sunan Walisanga, Dewi Sri (mbokde Sri) dan Pasungdari. Keberadaan mereka termnifesatasikan pada ruang (senthong tengah dan pusat rumah)  da pada  rangka rumah. Sumber spiritual yang berada di luar rumah adalah Ratu Kidul di Laut Selatan dan Dewa-dewi di Keblat. Keberadaan mereka berimplikasi pada arah hadap rumah Jawa menghadap Selatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa rumah Jawa memiliki ragam spiritualitas yang berbeda-beda dan  mendasari terbentuknya arsitektural rumah Jawa.
References
Brongtodiningrat, KPH. (tak bertahun). Arti Kraton Yogyakarta. Museum Kraton Yogyakarta. Yogyakarta
Dakung, S. dkk. 1985/1986. Arsitektur Tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta, Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah.
Djono;, Utomo, Tri Prasetyo; Subiyantoro, Slamet. 2012. Nilai Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa. Jurnal Humaniora Vol.24. No.3. hal. 269-278.
Endraswara, Suwardi. 2006. Mistik Kejawen, Sinkretisme, Simbolisme dan Sufisme dalam Budaya Spriritual Jawa, Yogyakarta
Herusatoto, Budiono. 1991. Simbolisme dalam Budaya Jawa, Hanindita, Yogyakarta.
Ismunandar, R.K. 1993. Joglo Arsitektur Rumah Tradisional Jawa. Dahara Prize,
Semarang.
Jenesick, Valerie J. 2009. Tarian Desain Penelitian Kualitatif: Metafora, Metodolatri, dan Makna Dalam Denzin, Norman.K. dan Lincoln, Yvonna.S. (ed). Handbook Of Quality Research. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Kodiran. 1983. Kebudayaan Jawa Dalam Koentjaraningrat (ed.). Manusia Dan
Kebudayaan Di Indonesia. Djambatan.
Kridosasono, Slamet (Penyalin). 1976. Kawruh Kalang Ilmu Pertukangan Kayu/Membuat Rumah Kayu. Surakarta.
Mangoendarmo (Penyalin). 1906. Serat Kawruh Griya. Panti Budaya. Yogyakarta.
Mangunwijaya, Y.B.1988. Wastu Citra, Pengantar ke Ilmu Budaya Bentuk Arsitektur Sendi-sendi Filsafatnya Beserta Contoh-contoh Praktisnya. PT. Gramedia, Jakarta.
Prijotomo, Josep. dan Rachmawati, Murni. 1995. Petungan: Sistem Ukuran Dalam
Arsitektur Jawa. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Ranggasutrasna, Ngabei, Dkk. 2008. Centini Tambangraras Amongraga, Jilid III. Balai
Pustaka, Jakarta.
Tjahyono, Gunawan. 1990. Cosmos, Center, and Duality In Javanese Architectural Tradition: The Symbolic Dimensions of House Shapes In Kota Gede and Surroundings. Dissertation. U.M.I. Ann Arbor.
Wibowo, Satrio. 2013. Arsitektur Omah Bunder di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Thesis. Universitas Gadjah Mada.
Wibowo, Satrio. 2017. Revealing Trancendental Meaning Of Omah Dudur Architecture
in Urut Sewu, Grabag, Purworejo, Central Java, Indonesia. LivaS - International Journal of Livable Space, Vol. 02, No. 1.
Widyatsari, Lestari. (2002). Tata Ruang Rumah Bangsawan Yogyakarta. Jurnal Dimensi Teknik Arsitektur. Volume 30, No. 2. Universitas Petra Surabaya
Yuniastuti, Tri; Wibowo, Satrio; Sukirman. 2016. Rumah Tradisional Jawa: Pacitan. Lintang Pustaka Utama. Yogyakarta.
Yuniastuti, Tri; Wibowo, Satrio. 2008. Perubahan Bentuk Bangunan Tradisional Jawa “Bangsal Alit Kilen†Pada Dalem Mangkubumen Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






