Au-some Able Place: penyembuhan autisme melalui perancangan bangunan yang berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.37631/pendapa.v7i2.1003Abstract
Saat ini disabilitas autism bukanlah menjadi suatu disabilitas yang langka. Autisme merupakan suatu keadaan di mana terdapat kelainan yang terjadi pada jaringan otak. Salah satu masalah keterlambatan penanganan anak autistic terutama di Indonesia adalah masih banyaknya orang tua dan masyarakat umum belum mengerti dan memahami gejala-gejala awal autisme sehingga penanganan yang didapat anak menjadi terlambat. Hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas yang mewadahi baik orangtua ataupun penyandang autistic dalam mencari informasi mengenai penyakit ini., ruangan yang tidak mendukung proses terapi, serta organisasi ruang yang menyulitkan anak beradaptasi. Oleh karena itu, melalui studi literatur, studi lapangan, dan pengolahan hasil analisa tapak dan konsep desain yang telah dilakukan dapat didesain sebuah Pusat Terapi Anak Penyandang Autisme Kota Medan dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan yang memperhatikan tata peletakkan organisasi ruang dengan zonasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna untuk menciptakan lingkungan yang kondusif terutama pada kegiatan pembelajaran dan terapi dengan memperhatikan integrasinya dengan lingkungan sekitar, desain interior yang mendukung kegiatan terapi dan pengguna lainnya, pemilihan material yang kuat dan aman, pemilihan warna pada eksterior dan interior bangunan, hingga peletakan bukaan yang merespon tapak. Diharapkan desain ini mampu menjadi wadah yang memfasilitasi anak autisme untuk memperoleh penyembuhan dan ilmu bagi khalayak umum.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Pendapa Architecture Journal  right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in JELE (Journal of English Language and Education). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in JELE (Journal of English Language and Education)
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â






