Pemanfaatan Lahan Sempit Sebagai Tempat Budidaya Ikan Lele Organik Di Kampung Palangpang Kecamatan Ciemas
DOI:
https://doi.org/10.37631/psk.v1i2.77Abstract
Peningkatan kesejahteraan masyarakat bukan tanggung jawab pemerintah semata, akan tetapi
diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat khususnya kalangan akademisi. Pengabdian ini dilaksanakan
dengan tujuan untuk membantu mencari alternatif tambahan penghasilan warga kampung Palangpang,
yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan dan petani. Meskipun kampung ini berada di
dekat pantai dan perekonomian masyarakatnya tergantung dari hasil laut, akan tetapi sebagai masyarakat
ada yang tertarik untuk mempelajari budi daya ikan air tawar seperti lele sebagai usaha mencari
tambahan pendapatan keluarga.
Pemanfaatan pekarangan penduduk untuk membudidayakan lele dengan menggunakan kolam
terpal bulat, pemberian pelatihan dan pendampingan tentang pengaturan air kolam, pemilihan benih lele,
pemilihan pakan, pengelolaan air, dan pemasaran walaupun belum signifikan tetapi telah membantu
perekonomian sebagian masyarakat di kampung Palangpang. Panen dilakukan setelah masa pemeliharaan
3 bulan, dan berdasarkan perhitungan rata-rata pendapatan sehari-hari menunjukkan peningkatan dari
yang asalnya Rp.30.000,- menjadi Rp. 35.000,-. Kesimpulannya, bahwa budidaya ikan lele dapat menjadi
salah satu alternatif peningkatan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan lahan pekarangan.
Â
References
Konstruksi Kolam Terpal, 2016. Analisis
Biaya dan Keuntungan Ternak
Lele di Kolam Terpal.
https://www.konstruksikolamterp
al.com/analisis-biaya-ternak-leledi-kolam-terpal/
Kurdianto, dkk. 2014. “Clarias Mina-
Flock†: Pemanfaatan Lahan
Sempit Sebagai Tempat Budidaya
Ikan Lele Organik Superintensif
Berbasis Bioflock Untuk
Menunjang Pendapatan Warga
Desa Purwasari, Bogor. Program
Kreativitas Mahasiswa. Institut
Pertanian Bogor.







